Adzka Muhammad Mumtaz, Peraih perak OSN 2008
Updated: 1 Maret 2009
Kalau sekilas kita berjumpa dengan Anak lelaki kedua dari Pasangan Ir. Tasiman, M.Eng. dengan Siti Nurul Khasanah, SSI ini, penampilannya tidak menunjukkan adanya kelebihan kepintaran dibanding rata-rata teman-temannya. Anak kedua dari 7 bersaudara yang berperawakan kecil tersebut, menurut penilaian ayahnya, mempunyai kecerdasan yang “biasa-biasa” saja. Keinginan kuat untuk berprestasi disertai kesediaan untuk membayar harga prestasi tersebut dengan latihan yang terus-meneruslah yang nampaknya menjadi pengantar kesuksesan anak kelahiran Magelang tahun 1997 ini dalam meraih prestasi pada berbagai kejuaraan.
Dengan wajah yang sangat mirip dengan bapaknya, Adzka biasa dikatakan sebagai fotocopy Pak Tasliman. Namun entah mengapa perawakan tubuhnya tergolong kecil untuk anak sebayanya, sehingga Adzka paling sedih kalau dikatakan atau disangka orang sebagai adiknya Diba (Diba adalah nama adik perempuan Adzka).
Nama Adzka yang menggunakan huruf Arab Alif-Dzal-Kaf ini kelihatannya agak sulit dieja oleh kebanyakan lidah melayu, sehingga ada 4 penyebutan panggilan yang berbeda untuk satu nama tersebut. Bapak dan Ibu di rumah yang Jawa totok, lebih save jika lidahnya menyebut Adzka sebagai Atka (dzal diganti dengan T), sementara Alam, kakaknya yang maunya sok fasih Arabnya, menyebut dengan Adzka (dzal dilafal sebagaimana orang Arab). Lain lagi dengan teman-temannya, kebanyakan mereka memanggilnya sebagai Azka (dzal diganti Z), namun sebagian malah ada yang memanggil sebagai Aska (dzal diganti S).
Sewaktu Adzka lahir awal tahu 1997, ayahnya sedang sekolah di Thailand. Ada cerita khusus berkaitan dengan nama yang digunakan sekarang. Dimaklumi bahwa saat itu teknologi komunikasi belum secanggih sekarang. Orang masih banyak bergantung pada surat menyurat. Sementara hubungan international call masih mahal. Cerita tentang nama tersebut seperti ini. Sebenarnya pada saat diberitahu melalui entah surat entah telepon entah telegram, bahwa anak keduanya lahir, sang ayah yang di Thailand segera mencari-cari nama. Setelah memperoleh nama kemudian mengirimkannya lewat fax, dengan alamat salah satu wartel di Muntilan.
Sayangnya ada sedikit salah komunikasi, sehingga fax tersebut tidak diketahui kedatangannya oleh pihak keluarga di Magelang. Berhubung waktu tak bernamanya sudah terlalu lama, akhirnya diputuskan untuk menggunakan nama yang diberikan Pak Liknya, yaitu Adzka Muhammad Mumtaz. Arti kata tersebut: Adzka artinya cerdas (seharushya adzkiya, namun karena berbau feminim maka diganti dengan Adzka yang lebih maskulin). Muhammad, sudah jelas nama Rasul, Mumtaz artinya Istimewa. Sebenarnya namanya intinya adalah doa agar menjadi anak yang cerdas dan istimewa. Namun karena ayah Adzka mematok harga mati bahwa tiap anak laki-lakinya harus menggunakan nama Muhammad atau Ahmad, maka disisipkan nama Muhammad di tengah. Konon Muhammad di tengah lebih keren daripada Muhammad di depan.
Terinspirasi oleh kakaknya, Alam, yang menjadi tim nasional matematika pada International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 2006, Adzka bertekad juga untuk bisa berprestasi tidak kalah dengan kakaknya. Setelah melalui seleksi berjenjang menyisihkan para nominator lain sejak di tingkat sekolahan (SDN Kepatihan 01), Kecamatan (Kaliwates), Kabupaten (Jember) dan Propinsi (Jawa Timur), yang selalu menempatkannya sebagai juara I.
Pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang digelar di Makassar pada 9 – 14 Agustus 2008 yang lalu, Adzka harus puas untuk memperoleh peringkat perak. Namun prestasi tersebut sungguh sudah merupakan prestasi luar biasa yang patut dibanggakan. Karena prestasi tersebut hanya diperoleh oleh beberapa orang saja di antara berjuta anak Indonesia.
Sekelumit mengenai data diri, sekolah dan prestasi disenaraikan di bawah ini.
| Nama Lengkap | : | ADZKA MUHAMMAD MUMTAZ |
| Nama panggilan | : | Adzka (baca: Atka / Azka / Aska) |
| Tempat, tanggal lahir | : | Magelang, 04 Pebruari 1997 |
| Urutan dalam keluarga | : | Anak ke 2 dari 7 bersaudara |
| Nama orang tua | : | |
| Ayah | : | Ir. Tasliman, M.Eng. |
| Ibu | : | Siti Nurul Khasanah, SSi. |
| Alamat Rumah | : | Pondok Bedadung Indah U-10 Jember |
| Sekolah | : | SDN Kepatihan 01, Jember |
Riwayat Sekolah
|
Nama sekolah |
Tingkat |
Kelas |
Tahun |
| TKIT Zaid Bin Tsabit, Magelang |
TK |
A – B |
2001 – 2002 |
| TK Integral Adh-Dhuha, Jember |
TK |
B |
2002 – 2003 |
| SD Muhammadiyah 1 Jember |
SD |
1 – 4 |
2003 – 2007 |
| SDN Kepatihan 01, Jember |
SD |
4 – 6 |
2007 – sekarang |
Prestasi
| No | Penghargaan / Sebagai | Pada | Tingkat | Penyelenggara | Tanggal |
| 1 | Finalis Nasional Level 2 | Olimpiade Sains Kuark (OSK) Tingkat SD 2007 | Nasional | PT Kuark Internasional | 1 Juli 2007 |
| 2 | Juara 2 | Olimpiade Matematika SD/MI se-Jawa Timur | Propinsi | Adil Sempoa Mandiri (ASMA) Cabang Malang | 10 Pebruari 2008 |
| 3 | Juara 1 Matematika | Seleksi Olimpiade MIPA SD/MI Tingkat Kecamatan Kaliwates |
Kecamatan | UPTD Pendidikan Kecamatan Kaliwates, Jember | 5 Maret 2008 |
| 4 | Peringkat 29 Nasional | Kompetisi Matematika Pasiad se-Indonesia IV | Nasional | Pasiad Indonesia | Maret 2008 |
| 5 | Juara Harapan I | SPADA MIPA Cup III 2008 | Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Lumajang |
SMPN 2 Jember | 12 April 2008 |
| 6 | Juara Harapan III | Olimpiade Matematika SD/MI se-Jawa Timur 2008 | Propinsi | Mathematics Students’ Club FKIP Universitas Jember | 13 April 2008 |
| 7 | Juara I Matematika | Seleksi Olimpiade MIPA SD/MI Tingkat Kabupaten Jember |
Kabupaten | Dinas Pendidikan Kabupaten Jember | 26 Mei 2008 |
| 8 | Juara 1 Matematika | Olimpiade MIPA SD / MI Tingkat Propinsi Jawa Timur 2006 |
Propinsi | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur | 11 Juni 2008 |
| 9 | Peringkat Perak Matematika | Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat SD/MI 2008 |
Nasional | Direktorat Jenderal DikDasMen Republik Indonesia | 14 Agustus 2008 |
| 10 | Juara II | Mathematics Competition Revolution 2008 | Jawa Timur | Himpunan Mahasiswa Kreatif Matematika FMIPA Univ. Negeri Surabaya | |
| 11 |



Mantap…!
Maju terus Nak!
subhanalloh……moga2 adek zahra (13 bulan) kalo udah gede bisa punya prestasi kaya kaka adzka….amiiinnn…
terus semangat yaaa…..
ruar bias nak ! lanjut trsss
Alhamdulillah………. saya sangat bangga dengan apa yang diperoleh dek adzka…… harumkan nama bangsa sampai titik penghabisan yach…… semangat!